Buku yang berjudul Karaeng Pattingaloang dan I Maninroriini adalah ajakan kepada setiap orang untuk kembali melihat dan membaca ulang sejarah salah satu kerajan maritim terbesar yang pernah ada di Nusantara. Mempelajari bagaimana Kerajaan Gowa menjadi besar hingga akhirnya harus kalah menjadi semacam seruan kepada generasi terbaik Indonesia agar menyiapkan diri menjadi pemimpin yang jujur, bera…
Cerita ini diambil dari bukuHikayat Indra Maulanayang telah dialihaksarakan dari aksara Arab Melayu ke aksara latin oleh Drs.Amran Tasai, M.Hum dan diterbitkan oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 1999. Ceritanya mengenai anak raja bernama Indra Maulana yang tidak disukai oleh Ayahnya. Ia anak yang sakti, tetapi orang tuanya tidak sadar. Beberapa kali Indra Maulana akan dibunuh,…
Melalui cerita rakyat ini, anak-anak akan banyak belajar tentang arti memberi dan berbuat baik kepada semua makhluk Tuhan. Yang tak kalah penting, tokoh-tokoh dalam cerita ini juga mengajarkan bagaimana mensyukuri nikmat Tuhan, bahkan dalam kondisi kekurangan. Manusia tak akan pernah selesai menuliskan seluruh nikmat-Nya. Bahkan, jika seluruh air laut menjadi tinta, itu tak akan pernah cukup un…
Cerita ini mengisahkan tentang Bengkarung, seekor hewan yang disegani di seluruh rimba belantara karena bisa dan kebaikannya. Para penghuni rimba hidup bahagia dan saling menghormati. Sementara itu, di rimba sebelah hewan-hewan hidup dalam ketakutan, karena tempat tersebut dikuasai oleh Ular Tedung berbisa yang jahat. Ular Tedung merupakan hewan yang ditakuti karena kekejamannya.
Marga Sani adalah salah satu marga suku Moi di Papua. Mereka mendiami pedalaman Sorong, Papua Barat, yang lazim disebut kawasan kepala burung. Selain marga Sani, pada suku Moi ada juga marga Dan, Paa, Salamala, Sapisa, Malak, dan marga lainnya. Sementara itu, marga Mayor adalah salah satu marga suku As di Pulau Tidore, Kepulauan Maluku. Mereka datang ke daratan Sorong bersama marga lain. Selain…
Cerita ini mengisahkan tentang sebuah keluarga yang terdiri atas Pak Bone, Ibu Baria, dan ketiga anaknya, Kweiya, Kiara dan Niko di sebuah desa yang damai. Pak Bone dan Ibu Baria memerintahkan anak sulung mereka Kweiya mengajarkan adik-adiknya dan membuat noken, sebuah tas khas Papua yang berasal dari serat kayu. Namun, alih-alih belajar dengan kakaknya, Niko malah menguraikan serat kayu yang s…
Cerita ini mengisahkan tentang kehidupan kakak beradik bernama Sasandewini dan Suntre. Mereka berdua hidup menemani sang nenek sekaligus menjadi tulang punggung keluarga. Pada suatu hari ketika sedang mencari makan di hutan, mereka menolong dua ekor burung yang terluka karena berkelahi di hutan. Ternyata kedua burung tersebut merupakan anak buah dari Raja Ular bernama Sumundui.
Dibalik Derita Si Boru Tombaga mengisahkan sang orang tua etnik Batak Toba yang tidak mempunyai keturunan anak lakilaki. Kejadian seperti itu pada masa lalu kurang dihormati karena harta peninggalan orang tua seperti itu dapat diambil alih/rampas oleh saudara-saudaranya. Akan tetapi, keadaan seperti itu telah berubah sekarang ini seiring dengan perkembangan zaman. Walaupun hanya anak perempuan …
CeritaGatotkaca Satria dari Pringgadanimengisahkan kelahiran Gatotkaca hingga meninggalnya di medan pertempuran. Penceritaan kembali cerita itu merupakan upaya pelestarian dan pengenalan sastra tradisional kepada siswa didik, khususnya siswa sekolah dasar.