Buku ini bertema toleransi dan kebinekaan dengan menitikberatkan pada nilai karakter toleransi dan cinta damai.
Saat bermalam di rumah nenek yang terletak di pinggir hutan, Naya mendengar suara-suara aneh di sekeliling kamarnya. Tentu saja Naya takut, sampai-sampai membuat rambutnya berdiri.
Di Kalimantan Timur ada sebuah tarian yang digunakan dalam acara adat dan untuk menyambut tamu. Tarian tradisional suku Dayak Benuaq dan Tunjung dari Kalimantan Timur ini bernama tari gantar.
Tiwul itu terbuat dari singkong. Tiwul bisa menjadi pengganti nasi kalau Adik-Adik bosan makan nasi, seperti yang dialami Andhini. Dia tidak mau sarapan pagi karena bosan dengan menu sarapan yang itu-itu saja, roti, oatmeal, dan nasi putih beserta lauk-pauknya.