Cerita ini mengisahkan tokoh Pangulima Laut. Ia digambarkan sebagai orang yang rendah hati, baik, dan sopan. Sebagai seorang pangulima, ia selalu patuh pada perintah raja. Dengan kecerdasan dan kepandaianya, yang dibantu oleh istrinya (Muthia), semua perintah raja dapat diselesaikan dengan baik. Sifat, tingkah laku, dan karakter tokoh Pangulima Laut, patut ditiru dan diteladani.
Rumah panggung yang berjejer rapi di bawah Gunung Pesagi memiliki makna filosofi yang patut kita ketahui bersama.
Dengan semangat dan keberaniannya, seorang pemuda desa bernama Mone, tokoh utama dalam cerita ini, mampu menempuh hutan belantara dan meninggalkan desa dan keluarga yang ia cintai. Ia rela menantang maut demi mewujudkan impiannya, yaitu menjadi seorang prajurit di Kerajaan Tambora.
Bagaimana jika kegiatan berkemah dan percobaan sains dijadikan satu?Ida asal Madura, harus berbagi kamar dengan Irin asal Papua, Nia asal Sumatra Barat, dan Maryam asal Jakarta selama mengikuti kemah sains. Mereka berempat berteman baik sekaligus berselisih paham.Seperti wujud warna dalam sains, persahabatan mereka juga memiliki warna-warni yang menakjubkan. Yuk, ikuti kisah seru mereka.
Buku ini bertujuan untuk mengenalkan kekayaan minuman tradisional nusantara kepada anak-anak. Saat ini, anak-anak lebih menyukai minuman kemasan daripada minuman tradisional. Padahal, jika dikonsumsi terus-menerus, minuman kemasan berbahaya bagi kesehatan anak, sedangkan minuman tradisional bermanfaat bagi kesehatan.
Cerita ini bertutur tentang sebuah perubahan yang terjadi di sebuah desa ketika teknologi mulai memainkan perannya. Dengan dibalut cerita keseharian keluarga masa kini, kita akan dibawa mengembara ke sebuah desa bernama Panjalu yang mengalami perubahan, setidaknya sebagaimana yang dirasakan oleh tokoh Ayah yang kemudian menceritakan perbedaan antara Panjalu masa lalu dan sekarang kepada anaknya.