Text
Kinar & Poco
“Ibu, Kinar mau rawati setiap hari.”\\r\\n“Dia namanya Poco,” kata Kinar lagi.\\r\\n\\r\\nIbu cuma bisa tersenyum kecil penuh ragu waktu mendengar kata-kata Kinar. Dalam hati Ibu bertanya, apa sih yang ada di pikiran anak usia tiga tahun ini? Paling itu cuma ucapan spontan karena baginya kucing itu lucu. Sebentar saja dia akan bosan. Kinar belum mengerti apa itu tanggung jawab. Apa yang bisa diharapkan dari janji sesaat seperti itu?\\r\\n\\r\\nSekarang, sudah empat tahun berlalu, rupanya Ibu harus memperbaiki prasangka itu. Kinar benar-benar merawat Poco seperti janjinya. Bahkan Ibu yang belajar banyak tentang rasa sayang yang besar dari anak perempuan kepada kucing kecil yang ia temukan di pinggir jalan.
Tidak tersedia versi lain