Text
Misteri di Bukit Keramat
Nayel terpaksa menghabiskan liburan di desa tempat sepupunya tinggal, yaitu Kecamatan Cikuda, Sumedang. Di sana, Nayel dan sepupunya, Herman, menghabiskan waktu dengan bermain bersama anak-anak di desa itu.\\r\\n\\r\\nSuatu hari, sepulang dari berenang di sungai, Nayel dan kawan-kawan mendengar suara aneh dari arah Bukit Keramat, area terlarang yang ditabukan oleh warga desa setempat.\\r\\n\\r\\nSuara itu membuat Nayel dan kawan-kawan terpaku. Suasana mencekam mendadak menyelimuti mereka. Sayup-sayup, suara itu terdengar lagi... suara ringkik kuda yang lemah.\\r\\n\\r\\n“LARI!” teriak Herman sambil berlari kencang. Spontan, Nayel dan yang lain pun ikut berlari sekencang-kencangnya.\\r\\n\\r\\nApakah itu suara arwah yang konon tinggal di sana? Ataukah memang suara ringkik kuda? Tapi, kuda siapa yang meringkik di Bukit Keramat? Tanpa sadar, Nayel dan kawan-kawan terlibat dalam sebuah kasus misterius yang menegangkan!
Tidak tersedia versi lain