Danis suka bermain game di gawainya. Ia dan dua orang temannya sangat suka bersaing untuk menjadi yang terbaik dalam bermain game. Suatu saat, Danis ketakutan. Apa yang membuatnya takut? Bagaimana ia bisa menghadapi ketakutannya?
Wasi sedih ketika tahu bahwa Ragaga sakit keras. Wasi ikut merawat dan mencari makanan enak untuknya. Namun, Ragaga tak suka buah beri seperti Wasi. Ia hanya ingin buah matoa kesukaannya. Belum ada yang berhasil menemukannya. Wasi pun tak henti mencarinya. Apakah Wasi berhasil menemukan buah matoa untuk Ragaga?