/home/sd13-library/public_html/sd13/lib/SearchEngine/DefaultEngine.php:615 "Search Engine Debug 🔎 🪲"
Engine Type ⚙️: "SLiMS\SearchEngine\DefaultEngine"
SQL ⚙️: array:2 [ "count" => "select count(distinct b.biblio_id) from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?))" "query" => "select b.biblio_id, b.title, b.image, b.isbn_issn, b.publish_year, mp.publisher_name as `publisher`, mpl.place_name as `publish_place`, b.labels, b.input_date, b.edition, b.collation, b.series_title, b.call_number from biblio as b left join mst_publisher as mp on b.publisher_id=mp.publisher_id left join mst_place as mpl on b.publish_place_id=mpl.place_id where b.opac_hide=0 and (b.biblio_id in(select bt.biblio_id from biblio_topic as bt left join mst_topic as mt on bt.topic_id=mt.topic_id where mt.topic like ?)) order by b.last_update desc limit 10 offset 0" ]
Bind Value ⚒️: array:1 [ 0 => "%FIKSI%" ]
Sikap Ima tiba-tiba berubah semenjak kenaikan kelas. Nina, sahabat Ima, tidak tahu pasti apa yang membuat sahabatnya itu selalu menghindar dan menjauh darinya. Begitu pun dengan sahabatnya yang lain. Nida, Lyly, dan Fani juga merasakan perubahan Ima. Mungkinkah karena Ima sudah tidak sekelas lagi dengan Nina? Tapi, jika itu penyebabnya, mengapa Fani yang tetap sekelas dengan Ima merasakan perub…
Punya masalah dan butuh penyelesaian secepatnya? Konsultasilah pada L! Si Pemecah Masalah andal di Higheria. Selain terkenal di sekolahnya, dia juga dikenal murid lain di luar sekolahnya. Segala macam masalah; dari masalah keluarga, fashion, sahabat, dan krisis percaya diri yang diajukan kepadanya, dengan sukses dia selesaikan! Tapi, nggak selamanya, lho, si Pemecah Masalah bisa menyelesaika…
Novel ini bercerita tentang kehidupan 10 anak dari keluarga miskin yang bersekolah (SD dan SMP) di sebuah sekolah Muhammadiyah di Belitung yang penuh dengan keterbatasan. Mereka bersekolah dan belajar pada kelas yang sama dari kelas 1 SD sampai kelas 3 SMP, dan menyebut diri mereka sebagai Laskar Pelangi.