Text
Look Inside Youeself : Menjadi Dewasa Tidak Selalu Seperti yang Kita Bayangkan
Pernahkah ketika kita masih kecil berekspektasi seperti ini, "Aku pengn cepat besar biar bisa main ke mana saja. Biar bisa kerja dan punya uang sendiri."
Pernah berekspektasi seperti ini? Saya rasa bukan hanya kita saja yang pernah seperti ini, tetapi banyak orang di luar sana, setidaknya sekali dalam masa kecilnya pernah berekspektasi bahwa menjadi dewasa menjadi hal yang sangat menyenangkan. Iya, menyenangkan memang. Namun, di balik hal-hal yang menyenankan ini ternyata ada banyak gempuran yang terkadang memaksa orang dewasa untuk tetap bertahan dan menjaga kewarasannya.
Beberapa waktu terakhir, media memberitakan menurunnya angka kelahiran di Jepang karena makin banyak masyaraat yang enggan memiliki pasangan, menikah, atau memiliki anak. Media Manichi menyebutkan bahwa hal ini terjadi karena orang Jepang tidak jagi dalam asmara. Salah satu anggota fraksi Partai LIberal Demokrat, Narise Ishida bahkan menyarankan supaya pemerintah prefektur mwlukan survei dan analisis masyarakat Jepang dalam hal asmara. Bukan hanya anggota fraksi partai saja, tetapi menurunnya angka kelahiran di Jepang juga menjadi perhatian sejumlah petinggi negara hingga Perdana Mentri Jepang, Fumio Kishida mengatakan bahwa pemerintah akan turun tangan mengatasi turunnya angka kelahiran di Negeri sakura ini.
Tidak tersedia versi lain