Text
Menjadi Garam Dunia
Kisah dinamika iman Kristen Katolik dalam identitas warga negara Indonesia, Tionghoa, profesional pendidik, dan pembisnis dalam dialektika yang tidak mudah, tetapi berhasil terjaga selama 80 tahun hidup Utama. Bagaimana Utama bisa menjaga iman dalam ruang sosial Indonesia pda berbagi peran yang ia lakoni, yang sekaligus menjadi sumber renungan dan inspirasi.
Duet dengan gus Dur dan beberapa tokoh di bidang nation building ini harus dicatat. Sekaligus kita akan membaca alasan mengapa ia mengundurkan diri sebagi imam katolik secara resmi. Lalu, Utama memilih menjadi orang awam yang berjiwa "imam" dengan membuka ruang pelayanan yang unik. Bahkan, ia pun kadang menyeruak sebagai sosok kontroversi. Kini, orang dapat melihat sosok Utama yang telah menjasi garam dunia melalui panggilan sebagai orang Katolik yang inklusif, yang telah berkolaborasi dengan banyak tokoh nasional intra maupun inter-faith.
Terkait hubungan antaragama, Utama menjadi salah satu pendiri Indonesian Conference on Religion and Peace (ICRP) yang digagas Gus Dur dan Djohan Effendi. Keterampilan Utama dalam menjaga hubungan di kalangan Kristen (Katolik dan Protestan) dan di luar Kristen inilah yang membuat dirinya menjadi seorang Indonesia-Katolik-Tionghoa secara paripurna, yangtelah berbuat banyak unruk agama, masyarakat, dan negara.
Tidak tersedia versi lain