Text
Yang Fana Adalah Waktu
Dalang tidak berpihak kepada nasib tetapi kepada takdir.
Kau pasti masih ingat kita pernah suatu saat membayangkan sebuah dongeng tentang waktu yang wujudnya remah-remah yang bisa kita kunyah, telan, dan muntahan kapan saja agar tetap ada. Kita menyukai dongeng yang katamu indah itu meskipun sebenarnya tidak sepenuhnya memahami apa maknanya. Sar, kalau kita bisa hidup di luar waktu, tiba-tiba katamu.
Bagaimanakah akhir perjalanan Pingkan dan Sarwono?
Akankah waktu mempertemukan atau justru memisahkan mereka karena campur tangan takdir?
Tidak tersedia versi lain