Naskah ini ditulis karena ada banyak orang mengeluh tidak bisa menulis puisi, bingung harus menulis apa untuk membuat puisi, juga bingung karena kata-kata yang menarik tidak juga muncul saat menulis puisi. Sesungguhnya, mereka hanya tidak tahu teknik untuk menulis puisi. Bagi para penyair yang telah mapan, mereka bisa mahir menulis puisi karena sudah mengetahui teknik-tekniknya. Oleh karena itu…
Roman Anak Semua Bangsa adalah periode observasi atau turun ke bawah mencari serangkaian spirit lapangan dan kehidupan arus bawah Pribumi yang tak berdaya melawan kekuatan raksasa Eropa. Di titik ini Minke diperhadapkan antara kekaguman yang melimpah-limpah pada peradaban Eropa dan kenyataan di selingkungan bangsanya yang kerdil. Sepotong perjalanannya ke Tulangan Sidoarjo dan pertemuannya den…
pembelajaran sastra anak dan penerapan pembelajaran sastra berbasis aktivitas. Metode yang diterapkan adalah kepustakaan dengan merujuk pada beberapa penelitian yang telah dilakukan dan menyesuaikan penerapannya dalam pembelajaran sastra di sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreatifitas guru untuk mengelola pembelajaran sastra yang membuat siswa tertarik dan ingin terlibat di dalamnya.…
Buku ini berisi tentang pantun-pantun dimana di dalamnya mengungkapkan buah pikiran atau isi hati para pengarang dengan masing-masing hasil karyanya. masing-masing karya tersebut mengandung perumpamaan, kiasan, ibarat, nasehat, pandangan hidup dan lain sebagainya.
Sesuai dengan judulnya, buku ini memuat 115 ikhtisar roman sastra Indonesia yang ditulis antara tahun 1920 sampai tahun 1990. Dalam penyajiannya, karya-karya para penulis terbaik Indonesia tersebut tidak diurutkan berdasarkan tahun penulisannya. Untuk mengetahui tahun penulisan suatu karya roman maka pada bagian akhir buku ini kami lampirkan pengelompokkan karya-karya tersebut berdasarkan waktu…
Cerita dari Digul merupakan kumpulan tulisan karya para eks-Digulis. Mereka pernah dibuang sebagai tahanan politik semasa Pemerintahan Kolonial Hindia-Belanda. Berbagai cerita itu, yang sungguh-sungguh terjadi, mengisahkan suka-duka mereka dalam mempertahankan hidup di tanah buangan Digul, Papua Barat. Getir dan mengharukan. Karya-karya tersebut yang dikumpulkan dan disunting oleh Pramoedya …