Inilah kumpulan tulisan Arswendo Atmowiloto mengenai memaknai hidup dengan terus bersyukur, yang berserakan tertinggal di komputernya- tentang awal kehidupannya di Solo, kehangatan keluarga yang dicintainya, kiprahnya di rimba "persilatan" media hingga penjara; dilengkapi dengan tulisan-tulisan mereka yang paling dekat, para sahabatnya dari berbagai kalangan
Tuhan pasti sedang tertidur ketika aku dilahirkan, sampai-sampai Dia tak tahu aku telah hadir di dunia. Guru-guruku membuat hidupku kacau ketika aku berusia 6 tahun, jiwaku tersesat ke kecanduan alkohol di usia 16 tahun, aku hamil di luar nikah pada usia 21 tahun, aku baru lulus kuliah pada usia 30 tahun, menjadi orangtua tunggal selama 18 tahun, akhirnya menikah dengan pria yang luar biasa ket…