Kahlil Gibran nampak sebagai perpaduan yang indah antara Tagore, La Fontaine, Nietzsche, dan Sigmund Freud. (The Evening Transcript, 19 Maret 1927) Keindahan ekspresi dan kedalaman misteri yang terkandung dalam syair maupun parabel Mr. Gibran telah memenuhi standar tulisan kitab suci. (John Heynes Holmes, Menteri Urusan Gereja New York, dalam peluncuran buku Jesus the Son of Man, 1928) Pengaruh…