Esai/kritik sastra ini pertama kali diterbitkan oleh Penerbit Sinar Harapan Jakarta 1982, baru 6 tahun kemudian oleh Penerbit Kanisius tahun 1988. Seperti yang dijelaskan oleh penulis, buku ini pernah dihidangkan selaku ceramah di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada bulan Oktober 1980. Isinya menarik, memulai dengan pernyataan "Pada awal mula, segala sastra adalah religius", dan mengulas sastr…
Buku ini memperkenalkan berbagai macam pengetahuan yang membantu pecinta sastra untuk membangun sebuah kritik sastra yang komunikatif. Penulis berusaha menjelaskan apa yang dimaksudkan dengan kritik sastra itu, peranannya dalam perkembangan kultur, aspek-aspek mana saja yang perlu diperhatikan dalam penelitian sastra. Diperkenalkan pula metode-metode kritik sastra bagi para pemula.
Karangan-karangan yang dihimpun dalam buku ini adalah karangan-karangan Jassin yang belum masuk empat jilid buku Kesusastraan Indonesia Modern dalam Kritik dan Esei mengenai sejumlahy pengarang Indonesia. Antara lain dibicarakan karya-karya: Armin Pane, Chairil Anwar, Sitor Simatupang, Ramadhan K.H., Y.B. Mangunwijaya, Selasih, Hamidah, Saadah sebagian di antaranya sudah pernah diterbitkan (dal…
Karangan-karangan yang dihimpun dalam buku iniu adalah karangan-karangan Jassin yang tersebar di pelbagai media antara tahun 1966 dan 1977 ditambah dengan sejumlah ceramah, paper, dan pidato dalam berbagai kesempatan. Tidak ketinggalan pembelaan dan duplik dalam perkara "Langit Makin Mendung" (1966/1970) yang menghebohkan itu dan pidato pada penerimaan gelar Doctor Honoris Causa dari Universita…
Jakob Sumardjo dan Saini K.M. mencoba memilihi karya sastra terdiri dari cerpen, puisi, dan drama yang cocok bagi para pelajar dan menghimpunnya dalam Antologi Apresiasi Kesusatraan ini. Dengan demikian, para guru dan para pelajar tidak perlu lagi bersusah payah mencari karya sastra ke sana dan kemari untuk dibicarakan di kelas; cukup dengan memilki buku ini.
Pembicaraan mengenai karya seorang pengarang + proses penciptaannya tentulah amat menarik perhatian, apalagi jika yang berbicara itu adalah si pengarang sendiri. Karena walau bagaimanapun telitinya seorang pembaca, penafsir, atau peneliti sastra, selalu saja ada hal-hal dalm sebuah karya sastra yang (a) tersembunyi, (b) tidak bisa dipahami, dan (c) tetap tinggal sebagai "rahasia"
Enam kisah kehidupan tersaji dalam buku ini. Semuanya milik orang-orang biasa, namun memendam inspirasi luar biasa yang memelekkan mata tentang kehidupan yang lebih nyata daripada gambaran layar kaca. Kisah mereka lantang memekikkan bahwa hiudp sering tak mudah, bahwa kesulitan tak terhindari, dan bahwa perjuangan akan berbuah tawa.
Buku ini berisi ringkasan roman, mulai dari sastra melayurendah, sastra zaman balai pustaka, pujangga baru, angkatan 45, sampai dengan tahun 1979.
Buku ini berisikan perjalanan hidup serta karya penyair Chairil Anwar.