Bidang penelitiannya luas, meliputi fisika, metafisika, psikologi, etika, politik, biologi, seni, dan filsafat. "Argumen abstrak," menurut Aristoteles, "harus diabdikan pada bukti Faktual." Karena itu, proposisinya disusun berdasarkan data emperis, sungguhpun beberapa di antaranya ternyata tidak valid.
Na taxation without represntation, salah satu diktum John Locke dalam karyanya The Two Treatises, mempunyai makna yang dalam bagi perkembangan kehidupan modern di dunia Juga, banyak ditemukan butir pemikiran lain dalam karyanya yang turut menyumbang dalam meletakkan dasar demokrasi, meskipun menurut John Dunn,ada juga yang kurang dipahami
Monstesquieu mungkin merupakan pemikir paling otentik pada masa Pencerahan. Ia meyakini sikap toleransi dan kebaikan moral ilmu pengetahuan, di samping mencoba menyusun suatu sistem ilmu politik yang berdasarkan pada studi sejarah dan perbandingan sistem pemerintahan.
Nama Machiaveli tidak terelakkan sering dikaitkan dengan ajaran "tujuan menghalalkan cara" - the end justifies the means. Betapa tidak. Niccolo Machiaveli mengajarkan bahwa para pemimpin harus siap berbuat jahat seandainya hal ini menghasilkan kebaikan, dan semenjak itu namanya menjadi pemeo untuk kecurangan dan imoralitas.