Bulan bersinar penuh di atas desa. Dengar! Lolongan serigala... jerit-jerit katakutan! Tubuh yang tercabik-cabik... berlumuran darah. Semua penduduk desa tahu, setiap bulan purnama, si serigala jadi-jadian akan muncul untuk memangsa salah satu dari mereka.
Di zaman yang serba kekurangan, di kala Semarang jadi rebutan para penjajah, penduduk sudah tidak bebas lagi berbuat sekehendak hati. Mereka hidup dalam kekangan. Dalam Langit dan Bumi Sahabat Kami ini, Dini mengisahkan kembali peristiwa-peristiwa yang dialaminya pada masa itu : kekurangan makanan, musim yang kering, keadaan yang memprihatikan, dan lain-lain. Semua itu dihadapi keluarga Dini de…
Naskah berjudul "Tekad Putera Pertiwi" ini bertemakan dan kesatuan. Melalui naskah ini diharapkan anak-anak dapat meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan.
Dalam Buku ini berisi 5 cerita rakyat dari daerah Irian Jaya
Gadis kecil, Laura Ingalls, tinggal dalam rumah blok kayu di Rumah Kecil di Rimba Besar, Wsconsin. Ia menulis 9 buku tentang masa kecilnya - cerita Rumah Kecil yang terkenal itu. Laura mempunyai seorang putri, Rose, yang juga yang juga dibesarkan di rumah blok kayu di Pegunungan Ozark, Missouri. Rumah Kecil di Lereng Bukit ini adalah permulaan kisah Rose, yang mengawali cerita setelah Empat Tah…
Kalian masih ingat tidak dengan Peter, si anak kelas empat yang punya adik begitu bandel sampai-sampai kura-kura hijau peliharaan peter pun ditelannya hidup-hidup?! Kini Peter duduk di kelas enam, dan punya seorang adik bayi, Tootsie-Wootsie. Nah, bisa kalian bayangkan deh, bagaimana hidup Peter sekarang menghadapi keluarga permennya. (Si bandel itu namanya Fudge yang artinya bon-bon lunak,…
Novel Ibu Sinder yang ada di tangan para pembaca sekarang ini, menceritakan perjalanan seorang wanita Ningrat, Ibu Sinder, yang buta aksara manakala hanya diukur dari penguasaan huruf Latin, namun sebenarnya wanita ini adalah sastrawati Jawa.
"Apa saja yang kau dengar?" Tyke bertamya kepada Francis sambil melotot dan mencengkram tangannya. "Aku denar kalian mau menghancurkan telepon umum," cetus Francis. "Tyke, aku ingin bergabung dengan gengmu!" "Kalau kau mau merusak telepon umum, aku bisa membantumu. Aku bisa lari cepat sekali-aku 'kan jago lari di sekolah! Aku bisa jaga-jaga dan kasih aba-aba kalau ada bahaya... Kau bisa merusak…