Pada kenyataan nya, tidak semua buruh migran menjadi korban atau terjerumu dalam pergaulan negatif. Juga, tidak semua perjuangan mereka bekerja di negeri migran berakhir dengan nasib buruk: disiksa majikan, dilecehkan, diberhentikan tanpa memperoleh gaji serta masih terbebani utang, "diperdagangkan" berpindah-pindah majikan (bahkan sampai lintas negara) hingga tidak ketauan lagi alamat domisili…