Buku ini merupakan jilid kedua dari seri Kesastraan Melayu Tionghoa, khazanah sastra yang sudah lama terpendam dan terlupakan. Selama hampir 100 tahun (1870-1960), kesastraan ini telah menghasilkan tak kurang dari 3.005 karya dan melibatkan 806 penulis, jauh lebih banyak dari jumlah karya dan penulis dalam kesastraan Indonesia modern. Meskipun demikian pengakuan atas kepeloporan kesastraan ini …