Dalam buku ini John Powell memperbincangkan bagaimana iman-kasih melalui krisis-krisis hidup, menjadi sesuatu yang tahan uji. Dengan gayanya yang dinamis, ia menandaskan bahwa "tanpa pernah melakukan tinjauan menyeluruh atas hidup kita, tanpa pernah membuat semacam sintesis pribadi atasnya, tak seorang pun akan mendapatkan yang sungguh bermakna atau mempercayai arti dan makna pribadi sendiri.
Pengalaman manusia yang mencari kemanunggalan dengan Tuhan dilukiskan dengan paralabel-paralabel , amsal-amsal yang diambil dari dunia indonesia, dari dunia seorang jejaka yang menaikkan dan menurunkan layangannya. Di sini kita dapat menikmati keindahan puisi Jawa.