Lolo tidak menyangka bahwa ketika pulang ke Indonesia kehidupannya berubah seratus delapan puluh derajat. Toko sepatu dan rumah keluarganya disegel, sementara mama-papanya menghilang. Belum lagi kebingungannya pudar karena mendadak menjadi tunawisma, seorang pemuda menagih hutang orangtuanya sebesar dua ratus juta! Sudah tentu Lolo yang baru berusia delapan belas tahun tidak bisa membayarnya…