Belajar jurnalisme bukanlah sekedar mengenali konsep kelayakan berita atau menuliskan catatan fakta, namun harus melalui proses melihat fakta dari realitas sosial, baru kemudian menuliskannya. Maka seorang jurnalis dituntut memiliki kepekaan intelektual untuk menangkap fenomena empiris dalam kehidupan sosial. Melihat belum adanya panduan jurnalisme yang menekankan pada pengenalan konsep kelayak…
Jurnalistik dan kenyataan adalah dua hal yang tak mungkin dipisahkan. Jurnalistik akan hadir manakala masyarakat menilai kenyataan secara penting. Jurnalistik akan berperan dalam setiap lapisan masyarakat yang menghargai dan membutuhkan kenyataan dalam kehidupannya, tak terkecuali para pelajar.
Dalam buku "Bahasa Jurnalistik dan Komposisi" ini dijabarkan aturan-aturan yang perlu diperhatikan oleh para wartawan atau pun para praktisi yang berkecimpung dalam media massa agar dalam penyajian berita atau pun tulisan dapat menarik, meski harus singkat, padat, sederhana, lancar, jelas dan lugas.