Kitab puisi perihal gendis dirumah sendirian: ayahnya pamit pergi ke selatan ibunya bilang menyusul ke utara
Agar bisa memahami dengan karya Sapardi, kita harus menyadari bahwa ia telah degan sengaja memilih untuk selalu berada dalam kaitan antara ambiguitas dan konvensi puisi. Dalam kenyataannya, ia telah menciptakan genre baru dalam kesusastraan Indonesia (A. Teeuw, Modern Indonesia Literature II, 1979)
Sajak-sajak 1971 umumnya adalah sajak-sajak yang bilang dibaca penyiar lain akan menimbulkan seru, "Mengapa saya tidak menulis seperti itu tentang itu!". Dengan kata lain, merupakan puisi-puisi yang harus (karena layak) dicemburui⦠(Goenawan Mohamad)
Bagaimana mungkin seseorang memiliki keinginan untuk mengurai kembali benang yang tak terkirakan jumlahnya dalam selembar sapu tangan yang telah ditenunnya sendiri. Bagaimana mungkin seseorang bisa mendadak terbebaskan dari jaringan benang yang susun-bersusun, silang-menyilang, timpa-menimpa dengan rapi di selembar saputangan yang sudah bertahun-tahun lamanya ditenun dengan sabar oleh jari-jariā¦