Kisah The Nutcracker pertama kali ditulis dalam Bahasa Jerman oleh E.T.A. Hoffmann pada 1816, mengisahkan tentang seorang gadis kecil bernama Marie Stahlbaum dan mainan Natal kesayangannya yang ternyata bisa hidup. Judul kisah ini adalah Nussknacker und Mausekönig atau The Nutcracker and the Mouse King. Alexandre Dumas, penulis Prancis yang terkenal dengan karyanya The Count of Monte Christo d…
"Jangan pernah membenci Mamak kau, jangan sekali-kali. Karena jika kau tahu sedikit saja apa yang telah ia lakukan demi kau, Amelia, Burlian dan Ayuk Eli, maka yang kau tahu itu sejatinya bahkan belum sepersepuluh dari pengorbanan, rasa cinta serta rasa sayangnya kepada kalian..." Meski dibesarkan dalam kesederhanaan, keterbatasan, berbaur dengan kepolosan dan kenakalan. Mamak selalu menanamkan…
Namaku Raib, usiaku 15 tahun, kelas sepuluh. Aku anak perempuan seperti kalian, adik-adik kalian, tetangga kalian. Aku punya dua kucing,, namanya si Putih dan si Hitam. Mama dan papaku menyenangkan. Guru-guru disekolahku seru. Teman-temanku baik dan kompak. Aku sama seprti remaja kebanyakan, kecuali satu hal. sesuatu yang ku simpan sendiri sejak kecil. Sesuatu yang menakjubkan. Namaku Raib. dan…
"Yu-jin terbangun karena bau darah dan menemukan dirinya berbaring di ranjangnya sendiri dalam keadaan berlumuran darah. Tetapi itu bukan darahnya. Lalu darah siapa? Jawaban untuk pertanyaan itu baru diketahuinya setelah ia menemukan ibunya tergeletak tak bernyawa dengan leher tergorok di tengah genangan darah di kaki tangga apartemen dupleks mereka. Sebagai penderita epilepsi, ingatan Yu-ji…
Chava: golem, terbuat dari tanah liat, dihidupkan oleh rabi yang terlibat ilmu sihir hitam. Ketika majikan Chava, sang suami yang memesan pembuatan dirinya, tewas dalam perjalanan laut dari Polandia, sang golem pun bagai layang-layang putus ketika tiba di New York pada tahun 1899. Ahmad: Jin, terbuat dari api, lahir di padang pasir Suriah. Ia dijebak penyihir Beduin sehingga terkurung dalam guc…
“Buku ini dirancang sebagai sejarah Indonesia dan bukan perluasan perusahaan dan koloni Belanda di luar negeri,” tulis Vlekke, sang penulis. Tentang Majapahit, misalnya. Menurut Vlekke, kejayaan Majapahit runtuh bukan disebabkan oleh kerajaan Islam. Vlekke juga punya penjelasan menarik tentang mengapa masyarakat Jawa berbondong-bondong masuk Islam, tapi pada saat yang sama begitu bersahabat…