“Aku panggil emakku Meps dan bapakku Beps. Kenapa? Hihihi, aku nggak tahu. Tahu-tahu aku sudah panggil mereka begitu. Meps rambutnya pendek banget. Kata Beps, setiap minggu Meps mesti cukur. Kalau tidak, kesaktiannya hilang. Apa kesaktian Meps? Nanti aku ceritakan!”
Hari-hari Na Willa masih dipenuhi kegembiraan: bermain-main bersama teman-teman kecilnya, membaca buku-buku baru dari Bu Juwita, atau menyanyi dir RRI. Apalagi Pak kini juga mengisi hari-harinya. Pak mengantar Na Willa ke sekolah dan membelikan es krim (tanpa bilang-bilang Mak), atau mengajarinya ketak-ketik di kantor, atau bersama-sama menggambari dinding rumah (barangkali hanya rumah Na Willa…
Si kecil Na Willa tinggal di sebuah gang di Surabaya, di rumah dengan pohon cemara di depannya. Ia menghabiskan hari dengan berlari mengejar kereta bersama Dul (walau ia selalu tertinggal), pergi ke pasar bersama Mak, melewati bapak penjual anak ayam kuning, atau memikirkan bagaimana orang bisa nyanyi-nyanyi di dalam radio. Buku ini berisi catatan-catatan Na Willa tentang dunia yang dilihat dar…
Theala bersembunyi di balik keheningan sebagai perempuan mandiri yang benci punya angan-angan. Dirga bersembunyi di balik keramaian sebagai laki-laki bersinar yang hanya tahu caranya mencari kesenangan. Di balik trauma masa kecil, selalu ada hati yang dibungkam. Dirga adalah bibir, Theala adalah suara. Dan dengan berbicara, mereka bisa mendengar semuanya. Ketika aku bercermin, Pantulannya mener…
Lukacita adalah novel yang ditulis oleh seorang penulis wanita muda yang populer di Indonesia, bernama Valerie Patkar. Lukacita ini merupakan novel kelima yang sebelumnya diterbitkan di wattpad, layaknya karya Valerie yang lain berhasil menarik hati banyak orang hingga resmi dirilis dalam bentuk buku oleh penerbit Bhuana Ilmu Populer. Novel yang sudah dibaca lebih dari 1 juta orang di wattpad i…
Kehadiran roman sejarah ini, bukan saja dimaksudkan untuk mengisi sebuah episode berbangsa yang berada di titik persalinan yang pelik dan menentukan, namun juga mengisi isu kesusastraan yang sangat minim menggarap periode pelik ini. Karena itu hadirnya roman ini memberi bacaan alternatif kepada kita untuk melihat jalan dan gelombang sejarah secara lain dan dari sisinya yang berbeda. Tetralogi i…
Roman Tetralogi Buru mengambil latar belakang dan cikal bakal nation Indonesia di awal abad ke-20. Dengan membacanya waktu kita dibalikkan sedemikian rupa dan hidup di era membibitnya pergerakan nasional mula-mula, juga pertautan rasa, kegamangan jiwa, percintaan, dan pertarungan kekuatan anonim para srikandi yang mengawal penyemaian bangunan nasional yang kemudian kelak melahirkan Indonesia mo…
Hampir semua kegagalan bisa mengajarkan sesuatu yang bermakna tentang diri kita jika kita memilih untuk memahaminya.
Di rumah aku tidak dihargai, di luar rumah, aku dihina dan dicaci maki. Mimpiku dibatasi, dan apa pun yang aku lakukan seakan tidak pernah membuat bahagia semua orang. Di hadapanku hanya ada kata "menyerah". Namun pada akhirnya, aku memilih untuk tetap bertahan. Karena aku yakin, memiliki keterbatasan, tidak akan pernah menjadi penghalang bagiku meraih apa yang aku impikan. "Mengapa banyak hal …