Lodi senang sekali menyimpan uangnya. Dia selalu menyisihkan uang jajannya. Uang hasil mencabuti uban ibu dan memijat ayah juga disimpannya. Bahkan, Lodi masih menyimpan sisa uang lebaran tahun lalu. Lodi menyimpan uangnya di dalam bukunya yang sangat berharga. Sekarang uang Lodi sudah banyak. Hem, sebaiknya dibelikan buat apa, ya?
Aku sangat suka membaca dan menulis. Dengan ditemani sebuah buku, aku akan mengurung diri di kamar seharian. Papa tidak menyukai kegemaranku tersebut. Papa lebih suka jika aku seperti anak laki-laki lainnya, yaitu bermain di lapangan berpanas-panasan, bersepeda, bermain bola, atau melakukan olahraga lainnya. Suatu ketika, ada kejadian yang membuat Papa berubah. Dia tidak pernah lagi melarangku.…
Gempaaaaa! Teriakan itu terdengar di dalam kelas. Ya ampun, apa yang harus Nina lakukan? Dia berlari-lari panik dan menjerit, tetapi Bu Guru menyuruhnya untuk berlindung. Ke mana ya, Nina haris berlari? Yuk, kita cari tahu!
Ale senang sekali dengan candi. Ia bangga dengan candi-candi yang ada di Indonesia. Tak heran ia hafal sejarah candi-candi di luar kepala. Kemampuannya ini membuat kagum seluruh teman sekelasnya. Namun, kedatangan murid baru bernama Bian membuat Ale kesal bukan main. Bian berasal dari Bangkok, Thailand. Anak itu mengatakan kalau candi di Thailand jauh lebih bagus daripada candi yang ada …