Buku Novel fiksi Indoneisa yang berjudul “Ayah” ini menceritakan tentang perjuangan seorang laki-laki muda bernama Sabari. Pemuda yang baru saja memasuki bangku SMA, kemudian dipertemukan dengan seorang perempuan yang membuat dia tergila-gila. Marlena namanya, wanita dengan mata yang memesona hati pemuda itu, hingga dia sukar untuk melupakannya. Sampai pada akhirnya setelah melewati jalan p…
Percaya atau tidak, bila dalam hidup ini ada moment-moment kecil yang bisa mengubah jalan hidup dimasa mendatang. Satu moment tak sengaja yang bisa menjadi pembuka bagi jalan hidup yang lainnya. Cuaca buruk Amersfoort tanpa sengaja (atau memang sudah takdir) mempertemukan Banjar, Wicak, Daus, Geri dan Lintang, 5 (lima) mahasiswa asal Indonesia yang sedang menimba ilmu Belanda. Pertemuan ini pun…
“Apakah ini artinya Emma kalah, Jusuf?” Pertanyaan Emma menusuk batinku. Aku pilu. Mata bening Emma basah. Angin sore mendadak terasa sangat dingin. Cahaya matahari dari barat jatuh di wajah Emma. Dukanya semakin terlihat. Emma tidak pernah punya gambaran tentang wanita yang diamdu. Sejak Bapak memilih tinggal di rumah keduanya, Emma sering terlihat merenung, tertunduk lesu. Ketika …
"Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang Manusia mati meninggalkan nama, Romo Mangun mati meninggalkan makna Buku ini memuat kenangan sekaligus menghadirkan kembali sejuta mutiara makna pandangan hidup, keberpihakan, dan perjuangan Romo Mangun melalui kesaksian para sahabat. Mereka menyebutnya manusia multidimensi: rohaniwan, sastrawan budayawan, intelektual, arsitek…
SUNOTO, dilahirkan 54 tahun yang la lu dan merupakan Dosen Tetap pada Fa kultas Filsafat Universitas Gadjah Mada dengan pangkat Lektor Kepala/Pembina Utama Muda. Gelar kesarjanaannya diperoleh dari Fa kultas Sosial Politik Universitas Gadjah Mada serta Pendidikan Purna Sarjana Fa kultas Filsafat Universitas Gadjah Mada dan Vrije Universiteit, Amsterdam - Belanda.Mengajar di berbagai Perguruan …