Buku berjudul: "MALAM BENCANA 1965 DALAM BELITAN KRISIS NASIONAL" Bagian 1 berjudul Rekonstruksi dalam Perdebatan. Seorang teoretikus sejarab terkemuke dengan lantang berkata bahwa "sejarah adalah ilma untuk mendapatkan kebenaran", padahal sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan, sejarah tidak bisa berpretensi sebagai disiplin keilmuan yang bisa menentukan ketentuan yang umum berlaku dan tid…
Judul buku: "GRESIK Sejarah Bandar Dagang & Jejak Awal Islam: Tinjauan Historis Abad XIII - XVII" karya Mustakim, S.S. adalah Pemenang Sayembara Penulisan Naskah Buku Bacaan Pusat Perbukuan Depdiknas 2003 (Non Fiksi untuk SMU). Nama Gresik di Jawa Timur begitu terkenal dalam perkembangan sejarah masuknya Islam di Indonesia. Tersebutlah nama-nama para toloh sejarah seperti Maulana Malik Ibra…
"Perjuangan kemerdekaan Indonesia adalah usaha bersama yang inklusif dan kosmopolit, sebagaimana ditampakkan oleh wacana dan tindakan Bung Karno dari awal perjuangannya hingga dia digulingkan oleh Orde Baru (yang menjadikan mesyarakat Indonesia terpecah-belah dalam kotak-kotak saling benci dan hingga kini masih kita saksikan dampaknya). Beliau mengakui bergury pada perjuangan nasionalis Tion…
Masa kanak-kanak Sukarno bukan masa yang penuh dengan cahaya. Sukarno tidak mempunyai sepatu, juga tidak mengenal sendok dan garpu. Setiap hari Ibunya membeli padi karena harganya jauh lebih murah daripada beras. Dan setiap hari pula ibunya menumbuk padi itu. Keadaan yang serba kekurangan itu membuat Soekarno selalu merasa sedih. Ibunya menyebut anak laki-lakinya itu "Putra Sang Fajar". karena …
"Gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang Manusia mati meninggalkan nama, Romo Mangun mati meninggalkan makna Buku ini memuat kenangan sekaligus menghadirkan kembali sejuta mutiara makna pandangan hidup, keberpihakan, dan perjuangan Romo Mangun melalui kesaksian para sahabat. Mereka menyebutnya manusia multidimensi: rohaniwan, sastrawan budayawan, intelektual, arsitek…