Marissa kesal sekali ketika haru sikut ayahnya ke Gedung Albatross. Itu artinya dia akan bertemu dengan Michael, mantan pacarnya. Dan itu berarti, dia juga akan bertemu Selina, musuh bebuyutannya yang telah merebut Micahel dari sisinya. Merasa frustasi oleh situasi, tak sadar Marissa menangis di depan sebuah lukisan, dan berguman seandainya saja ia bisa menghilang. Dan ia betul-betul menghilang…
Sandra sangat terpukul ketika orangtuanya bercerai, dan hatinya semakin sakit ketika ayahnya memutuskan ia harus tinggal bersama ibunya, yang selama ini tak pernah dekat dengannya. Kemaran yang menggelora menjadikan Sandra remaja yang bandel, berulang kali ia dikeluarkan dari sekolah karena kenakalannya diluar batas.