Ketika menyadari bahwa Mary sedang memandanginya, Tim tersenyum senang padanya. Melihat senyum itu, Mary Horton terkesima. Selama hidupnya, belum pernah ia begitu terpesona. Tim berumur dua puluh lima tahun. Sosoknya bagaikan patung dewa Yunani, tapi otaknya seperti kanak-kanak. Mary sudah berumur lebih dari empat puluh tahun, seorang wanita karier berpendidikan tinggi yang hidup seorang diri. …