"ada wanita yang memang sudah cantik dari sananya, Na" kata ibunya sabar. "Tapi ada juga wanita yang tahu bagaimana caranya menjadi cantik" kata-kata ibunya membesarkan hati Wina. dan membangkitkan kepercayaan dirinya. Karena selama ini, dia selalu merasa kalah cantik dari Ira, sahabatnya. Ira yang cantik dan ramping, selalu dengan mudah memperoleh pacar. Dan menukarnya kembali dengan yang baru…
"Cintamu kepada Salman salah salamt!" "Cintamu sendiri tidak kesasar?" "Keliru kalau fani mengira mbak masih mrncintai salman." "Jadi kamu sudah tidak mencintainya lagi masih tidak rela perempuan lain memilikinya? termasuk adikmu sendiri?" Belasan tahun Ananta menyimpan rahasia itu. Sampai suatu saat fani jatuh cinta. Dan ananta harus berjuang mati-matian untuk mengenyahkan laki-laki itu dari k…
"Tolong, Ananta! Danila! Dia mencoba bunuh diri!" Suara permadi di telepon terdengar amat gugup. Bingung. Nyaris panik. Sudah sebulan lebih danila keluar dari penjara. Tetapi tidak ada ketenangan di rumahnya. Danila mencurigai suaminya menjalin hubungan kembali dengan bekas istrinya, sementara anaknya yang di tinggalkannya kerika masih kecil, tidak menaruh respek sama sekali padanya.
"Apakah saya masih sempat melihat anak ini dok? masih dapatkah saya mendengar tangisnya?" "Tentu." "Saya berhutang banyak padamu, dokter. Dan saya terlambat menyadari betapa luhur budimu. Dokter membalas sakit hati dan kehancuran yang saya berikan kepadamu dengan budi dan kebajikan."
"Bandi bukan mainan yang cocok untukmu. Aku tahu sekali cewek macam apa kamu ini. Kmu bertukar pacar seperti ganti baju!". "Jangan samakan aku dengan cewek-cewekmu atau tante-tantemu! Barangkali cinta cuma bahan lelucon di kepala buaya darat macam kamu. tapi aku betul-betul mencintai Bandi!"
Setelah tujuh belas tahun dirawat dirumah sakit jiwa, Rivai yang menghidap deviasi seksual dan kebribadian ganda, melarikan diri untuk mencari Arneta, mantan istrinya yang masih dianggapnya miliknya.
Bukan salahnya kalau dia dilahirkan terlampau menarik. Bukan dosanya bila seolah-olah dia dikodratkan untuk menggoda laki-laki. KEcantikannya ibarat kutuk yang membawa bencana kemana pun dia pergi.
Aku sudah menyiapkan cincin untukmu sebilan belas tahun yang lalu. Guman Tristan sambil menahan emosinya. "Setiap tahun selama empat tahun berturut-turut aku membawa cincin itu ke Zermatt. Ketika kamu tidak muncul juga, kutukar cincin itu dengan cincin kawin istriku. Tapi bahkan ketika sedang memakaikan cincin itu di jarinya, aku masih membayangkan dirimu."