Karena penasaran terhadap kasus terbunuhnya Sri Utami dan Mamat Kifli dua puluh tahun silam, Ian Widodo mencoba menguaknya kembali. Ia berkenalan dengan Sri Mustika atau Tika, yang belum mengetahui perihal kasus itu. Mendengar Ian telah berkenalan dengan TIka, Mia Johan yang sudah bebas dari rumah sakit jiwa tempat ia menjalani masa hukumannya, ia nekat menemui Ian.
Setelah dibebaskan dari penjara, Haryati menyatakan dirinya tidak bersalah dari tuduhan membunuh dan membakar Deden Sofyan, suaminya sendiri. Sebelumnya ia mengakui semua tuduhan. Melinda anak tunggalnya, tak pernah menjenguknya karena marah.
Perkenalan Yani dengan Purnama, gadis cilik muridnya di Taman Kanak-kanak, membawanya ke sebuah rumah yang unik saking antiknya. Ternyata situasi rumah itu menghasilkan kesan yang unik pula bagi Yani. Kurang jelas baginya, apakah kesan itu timbul karena ketuaan rumah tersebut, ataukah karena disitu pernah terjadi peristiwa kematian yang mengorbankan Rosa, ibu Pur.
Sebuah kerangka manusia terbungkus tanah dalam kantung plastik biru ditemukan di tempat pembuangan sampah. Para ahli memastikan kerangka itu milik seorang wanita berusia 30-40 tahun. Dan korban pembunuhan! Tapi ada hal lainnya yang mencekam perasaan. Sebelah tangan kerangka itu mencengkam erat sekuntum, bunga tasbih.
Pada usia tiga belas tahun, Sundari diperkosa Somad, ayah tirinya. Ketika dipergoki Rani, ibunya. Somad pergi meninggalkan rumah. Setelah itu Sundari menjadi bahan olok-olok seisi kampung mereka yang letaknya di tepi Sungai Ciliwung. Ketika Sundari sedang diganggu oleh anak-anak sebaya dikampungnya yang dipimpin oleh Maman, ia ditolong oleh Luk, seorang mahasiswa, dan Wira, ayah kandung yang su…
Pada suatu malam, Idang yang baru berumur lima belas tahun terbangun dan kemudian mengalami sesuatu yang aneh yang melibatkannya dama konflik berkepanjangan dengan keluarganya yang terdiri atas ayah, ibu, dan empat kakak lelakinya. Konflik itu mengenai kasus perampokan dan pembantaian sebuah keluarga yang terdiri atas suami-istri dan tiga anak. Hanya satu anak lolos dari kematian, yaitu Evi, se…
"Kita sepasang remaja sama-sama pernah terbuang adakah masa depan? Mereka bilang ada, Mereka bilang kita harus baik, hanya orang baik jadi orang baik punya masa depan Aku ingin jadi orang baik, Kamu juga untuk masa depan kita berdua, Ri"
Kustini, ibu seorang korban tabrak lari, dengan gigih mencari saksi mata hingga berhasil. Dengan demikian, Eric di penabrak dapat diajukan ke pengadilan. Eric sendiri sangat menyesal akan memperbaiki kesalahan