Buku Dasar-dasar Pariwisata ini memberikan gambaran kepada pembaca akan konsep awal disiplin ilmu pariwisata yang pada akhirnya akan menuju pada kerangka/pola pengembangan pariwisata, sehingga sangat bermanfaat bagi siswa Sekolah menengah kejuruan pariwisata, mahasiswa pariwisata dan praktisi bidang pariwisata di samping juga bagi para pemerhati masalah kepariwisataan.
Kamu dapat medapatan tip-tips yang cerdas dalam memilih jurusan, menanai sekaligus menghalau stress karena belajar,sampai cara-cara memperoleh ketenangan dan kejernihan pikiran selama detik detik UMPTN yang menegangkan.
Berlainan dengan buku buku yang telah ada, yang mengupas masalah gejala-geala pendidikan hanya sebagai gejala yang berdiri sendiri: buku ini justru membahas gejala-gejala pendidikan dalam konteks struktur sosial masyarakat
Sekolah seperti memenjarakan dan hanya mengotori otakku,menghambat impianku. Sekolah itu seperti susah payah menimba air dalam sumur, lalu mengguyurnya ke tempat semula. Sebagai remaja yang ingin terus belajar dalam arti sebenarnya,aku tida ingin tersesat di sekolah.
Buku ini muncul dari usha berkelanjutan untuk terus melakukan monitoring dan evaluasi pendidikan selama masa krisis guna mengetahui permasalahan yang lebih jauh akibat terjadinya multi krisis tersebut. Juga berangkat dari betapa pentingnya membuat semacam rekomendasi mengenai permasalahn pendidikan yang mampu membantu mempercepat keuar dari krisis dan yang cocok untuk mas setelah mult krisis te…
Buku ini berisi reformasi sistem pendidikan hinggaperkembangan SDM Minahasa Menapak abad 21
Buku ini menjelaskan dari alasan perlunya pembinaan guru hingga evaluasi terhadap prestasi belajar siswa setelah guru mendapatkan pembinaan
Buku ini menjelaskan tentang undangn undang sistem pendidikan nasional dan peraturan pemerintah Republik Indonesia tentang pendidikan mengengah
Buku ini membahas pengalaman Jepang dalam proses sejarah mengembangkan modernisasi,khususnya dalam peranan pendidikan dan soal-soal yang dihadapinya, sejak Jepang memasuki masa reformasi Meiji pada tahun 1868
Melalui ankedot-ankedot menarik dan refleksi-refleksi filosofis dalam berbagai tema yang berkaitan,partner-partner dalam dialog ini menggungkapkan komitmen mereka yang mendalam ada masalah pembebasan orang-orang tertindas