Buku berjudul Ras-ras umat manusia: biogeografis, kulturhistoris, sosiopolitis ini merupakan hasil pengolahan lanjut diktat perkuliahan Geografi ras umat manusia yang penulis berikan kepada pada calon guru geografi sekolah menengah atas. Dengan disempurnakan isinya materi yang disajikan dapat pula dimanfaatkan oleh para guru bidang ilmu pengetahuan sosial lain seperti sejarah, kewarganegaraan, …
Dasar-dasar analisis yang digambar kan dalam Bab 1 dalam buku ini dimaksudkan untuk mengorientasikan kembali pengertian kita tentang apa karakteristik dan permasalahan/revolusi yang terjadi dalam sejarah. Bab-bab lainnya merupakan upaya untuk mene rapkan rencana-rencana Bab 1 dengan memakai jenis-jenis argumen yang baru.
Massa menyerap setiap energi sosial, akan tetapi tak mampu membiaskannya. Mereka menyerap setiap tanda, setiap makna, akan tetapi tak mampu memantulkannya. Mereka menyerap setiap pesan dan hanya mampu memamah-biaknya.
Semasa Perang Dunia II, Pulau Jawa diduduki oleh Jepang selama tiga setengah tahun. Kebijakan-kebijakan Jepang terhadap masyarakat pribumi bertujuan untuk memperoleh sumber daya ekonomi dan manusia guna mendukung operasi militer Jepang. Oleh karena itu, produksi dan distribusi panen serta bahan komoditi ditempatkan di bawah kontrol pemerintah, dengan priori tas pemasokan diberikan untuk pasukan…
Modernitas mencerminkan maju tidaknya suatu masyarakat. Ada pandangan semakin modern suatu masyarakat, semakin maju atau sema kin baik masyarakat tersebut. Oleh karena itu, setiap orang yang menjadi anggota masyarakat tersebut berlomba-lomba untuk menjadi lebih 'mo dern' dari yang lainnya karena dengan demikian ia lebih maju daripada yang lain. Namun, tidak semua orang tahu persis makna moderni…
Ditilik dari jumlah korban jiwa (diperkirakan 3.000 orang dalam empat tabrakan, termasuk para teroris), belum pernah ada serangan yang dilancarkan bahkan serangan Jepang ke pusat Angkatan Laut AS di Pearl Harbor, Hawaii, tahu suruh 1942 sekalipun- terjadi sehebat itu di wilayah
sebagai pengantar, buku ini benar-benar menuntun setiap pemula studi sosiologi pada pengenalan dasar dan aplikasi teori yang bercakupan luas. Oleh sebab itu, tak heran jika buku ini belum tertandingi sampai sekarang. Dengan 28 kali cetak ulang serta 4 kali revisi (termasuk Edisi Baru Keempat 1990 ini) membuktikan bahwa buku yang ditulis Prof. Dr. Soerjono Soekanto, S.H. M.A. adalah buku ajar ya…
Sudah sejak beberapa waktu lamanya Profesor Koentjaraningrat tidak aktif lagi dalam kegiatan kegiatan antropologi, sebelum kepergiannya untuk selama-lamanya karena serangan stroke. Beliau lebih banyak melakukan kegiatan-kegiatan di Akademi Ilmu Pengetahuan dan melukis. Setelah menjalani masa pensiun sejak tanggal 15 Juni 1988, Profesor Koentjaraningrat memang lebih banyak menekuni kegiatan melu…
Sesungguhnya karya ini merupakan karya klasik di dalam teori Sosio logi. Apalagi mengingat perkembangan teori sosiologi modern atau kontem porer, maka bahan tulisan sebagaimana terpapar di dalam buku ini, dalam banyak hal merupakan bahan dari kepustakaan lama. Namun demikian, di dalam perkembangannya, ternyata teori sosiologi modern selalu memiliki keterkaitan yang sangat erat dengan teori sosi…
Dewasa ini, sosiologi kian semarak, tidak saja oleh keganderungan publik tapi lebih dari itu oleh ragam teorinya yang begitu handal. Masalahnya, apakah semua teori itu cocok, baik atau pantas untuk setiap situasi kemasyarakatan yang ada. Di sinilah diperlu kan pemahaman yang seksama terhadap acuan, gagas an dan pemikiran para pencetusnya yang hakiki.