Gerakan fenomenologi sekarang telah tersebar ke seluruh dunia, terutama dalam lingkungan akademis. Edmund Husserl, pencetus fenomenologi pada awal abad ini
Psikologi eksistensial berlandaskan cabang filsafat yang disebut ek sistensialisme, yang berkembang dalam abad ke-19 dan ke-20.
Jika hidup ini bisa diibaratkan perang. tahapan-tahapan dari interaksi kita dengan manusia lain bisa kita ibaratkan dengan pertempuran-pertempuran
Saat malam tiba, dalam keheningan ruang tidur kita, dunia mimpi adalah tempat di mana kita menghilangkan segala keterbatasan diri. Dihargai oleh masyarakat kuno sebagai sebuah pesan dari langit, mimpi pada masa kini dipandang sebagai gerbang menuju harapan dan motivasi rahasia kita.
Ketika membina hubungan dengan seseorang, entah itu untuk tu juan bisnis, politik, budaya, bahkan privat (sebutlah percintaan), sadar atau tidak kita niscaya selalu berusaha mengetahui lebih dalam seputar sifat dan karakter orang yang kita hadapi.
Kita, manusia, adalah makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna dan paling mulia di jagat ini. Kita memiliki pelbagai potensi-diri yang luar biasa hebatnya. Daniel Goleman, doktor psikologi dari Harvard dan pengarang buku-sensasional, Emotional Intelligence, telah menunjukkan satu jenis potensi-diri di samping IQ (kecerdasan akademis atau kecerdasan intelektual). Temuan Goleman itu bernama EQ …
Ada orang yang menginspirasikan penghormatan dan pengaguman, loyalitas dan kepercayaan. Mereka mudah sekali berteman. Orangtua dan guru-guru mereka bangga akan mereka. Orang lain mencontoh mereka dan ingin menjadi seperti mereka.
Benarkah enarkah psikiatri hanya mengurusi orang gila? Buku ini memberi penguatan atas penolakan terhadap kekeliruan persepsi tersebut. Berbagai kasus kisah nyata yang diangkat dari balik bilik praktik
Apakah kesamaan yang dipunyai orang-orang sukses? Para ilmuwan telah mempelajari ciri-ciri, kepercayaan, dan praktek-praktek orang-orang sukses dalam segala bidang kehidupan, tetapi paling sering riset mereka menghasilkan jurnal-jurnal akademik yang tebal, yang hanya cocok dibaca para ilmuwan. Sekarang, penulis buku paling laris, The 100 Simple Secrets of Happy People telah mengkoleksi data yan…