F_Fiction
OTEBA (Buku kedua)
Dokter Lukas menusuk jarinya, lalu menulis dalam buku hitam. Kishi terpaku kaget. Kenapa dia menulis pakai darah?! "Biar kesampaian apa yang kutulis!" kata Lukas tersenyum. Apakah yang ditulisnya?! Kishi menggeratak. Buku hitam itu dibukannya. Hmm, cuman nama-nama kok ditulis dengan darah?! Apa maksudnya? Oh! mendadak hatinya berdebar kencang. Bukankah itu semua nama... Tiba-tiba diluar terdengar langkah kaki. Dengan sigap Kishi melempar kembali buku itu ke tempatnya.
Tidak tersedia versi lain