Text
Tak selamanya gelap itu gulita
"Buat apa aku dibiaarin hidup, dokter?" tangis Yulius ketika menyadari keadaanya. "buat apa hidup kalau cuma menjadi seonggok daging?" "Hidup adalah karunia Allah, saudra Yulius. Jangan pernah menyia-nyiakan karunia itu." "Karuniakah namanya hidup seperti ini? duduk seumur hidup diatas kursi roda? tak dapat memberi nafkah lahir batin kepada istriku? Demi istriku dokter, demi anakku, demi diriku sendiri.. biarkan aku mati!"
Tidak tersedia versi lain