Text
Merahnya Merah
Sebelum revolusi, dia calon rahib. Selama revolusi, dia komandan kompi. Diakhir revolusi, dia algojo berdarah dingin. Sesudah revoluai dia masuk rumah sakit jiwa! Setelah dinyatakan sehat, Tokoh kita jadi gelandangan yang bukan sembarangan, lain dari yang lain, yang juga berhasil merasakan bahagia, walau "tragikku adalah tragik dari sebelum tragik, tragik rangkap dua!" ucap Tokoh Kita.
Tidak tersedia versi lain