Text
Dari pojok sejarah: renungan perjalanan Emha Ainun Nadjib
Kumpulan renungan ini - betapapun oleh penulisnya disebut sebagai sketsa-sketsa kecil, yang mungkin parsial dan "kagetan" - adalah wujud upaya untuk, paling tidak, mementaskan "masalah-masalah nasional" bangsa ini. Surat-surat "liar" yang resminya ditujukan kepada adik sekaligus gurunya, pada gilirannya diupayakan juga sebagai otokritik sang penulis - bahkan, sebenarnya, kita semua - yang lahir dari proses mematut diri di hadapan cermin realitas sosial dan manusia miskin (ekonomis, politis, kultural) yang selalu dipercakapkannya: sekaligus, klise ikrar kembali ("anak bingung sejarah kita") berkenaan dengan itu semua.
Tidak tersedia versi lain