Text
Gerbang Nasib (Postern of Fate)
Cerita dimulai ketika Tommy dan Tuppence Beresford memutuskan untuk pensiun dan pindah ke sebuah rumah tua bernama "The Laurels" di sebuah kota peristirahatan yang tenang. Di antara barang-barang yang diwarisi dari pemilik sebelumnya, Tuppence menemukan koleksi buku-buku tua, termasuk salinan novel anak-anak The Black Arrow karya Robert Louis Stevenson.
Saat membolak-balik buku tersebut, Tuppence menemukan pesan tersembunyi yang digarisbawahi dengan tinta merah: "Mary Jordan tidak mati secara wajar... Salah satu dari kita yang melakukannya". Pesan ini ditulis oleh pemilik asli buku tersebut, Alexander Parkinson, yang meninggal pada usia 14 tahun.
Didorong oleh rasa penasaran, Tommy dan Tuppence mulai menyelidiki kematian Mary Jordan, seorang pengasuh yang bekerja untuk keluarga Parkinson sekitar 60 tahun sebelumnya (sebelum Perang Dunia Pertama). Kematian Mary pada saat itu dinyatakan sebagai kecelakaan, akibat keracunan daun foxglove (bunga lonceng) beracun yang tercampur dalam salad bayam.
Melalui wawancara dengan penduduk desa yang sudah lanjut usia dan pencarian informasi tentang masa lalu Mary, pasangan ini menemukan bahwa Mary Jordan mungkin terlibat dalam urusan rahasia pemerintah, terkait rencana pengembangan kapal selam baru. Penyelidikan mereka membangkitkan kembali bahaya lama, membuat mereka menjadi sasaran serangan senjata, dan mengungkap konspirasi politik serta spionase dari masa lalu yang masih ingin ditutup-tutupi oleh pihak-pihak tertentu.
Dengan kecerdikan dan pengalaman mereka, Tommy dan Tuppence, meskipun sudah lanjut usia, berusaha memecahkan misteri pembunuhan yang telah lama terkubur dan mengungkap kebenaran di balik "Gerbang Nasib" tersebut.
Tidak tersedia versi lain