Text
Urbanisasi dan adaptasi
Antropologi Kependudukan. Tradisi urbanisasi dan adaptasi etnik Minangkabau dan Mandailing, hingga kini, masih kuat. Meskipun dua etnik ini mempunyai motivasi dan perspektif berbeda dalam mempraktekkan dan memandang tradisi itu, namun sesungguhnya mereka mendapat dorongan kuat dari dalam untuk menyebarkan "misi budaya" yang nota bene didasarkan pada nilai-nilai dominan dari pandangan dunia masyarakat mereka, yang dalam prakteknya misi ini dihadapkan pada kondisi-kondisi perkotaan - sasaran mi grasi - yang berubah cepat. Dalam kaitan ini muncullah perubahan, elan vital, dan strategi beradaptasi kedua etnik ini dalam relevan sinya dengan tradisi-tradisi urbanisasi mereka dan perubahan-pe rubahan dalam kultur penduduk asli daerah urbanisasi mereka (bost culture).
Tidak tersedia versi lain