Text
Kecurangan dan perlawanan rakyat daslam Pemilu 1997
Buku ini mencoba menjawab beberapa pertanyaan yang menarik sehu bungan dengan kecenderungan represi dan penggunaan paksaan oleh negara atas masyarakat menjelang Pemilu 1997, dan perlawanan masyarakat tingkat lokal dengan cara-cara mereka masing-masing. Pertama, adakah saling pengaruh antara berbagai peristiwa dan kasus lokal dengan kecenderungan mutakhir politik Orde Baru yang masih mempertahankan format pemilihan umum dan sistem politik yang berlaku? Kedua, bagaimanakah sesungguhnya masyarakat lokal mengapresiasi pemilihan umum dalam konteks dan realitas politik semacam itu? Dan ketiga, mengapa kerusuhan hanya muncul di beberapa daerah dan tidak terjadi di sejumlah daerah lain? Kajian ini perlu di pelajari berbagai pihak, dari kalangan perguruan tingg para birokrat dan para anggota Angkatan Bersenjata Republik Indonesi serta masyarakat luas pada umumnya.
Tidak tersedia versi lain