F_Fiction
Balada si Roy 2: Avonturir
"Roy pergi, Ma," kata si bandel mencium kening mamanya. Anak beranak itu berangkulan. Sepi sekali pagi ini. Kini si bandel menyandang ranselnya. Menjadi petualang memang mengasyikkan. Semakin berat tantangannya, malah semakin asyik. Tapi, kadang kala para petualang suka lupa kepada "raja diraja" sesungguhnya. Yang di atas kita: Tuhan. Masih ingat tragedi Gunung Salak? Empat petualang yang tewas di pedalaman Irian? Budi Belek dan Tom di Sungai Alas? Dan papamu sendiri, Roy? Makanya jangan coba-coba menaklukkan alam. Apalagi melawannya. Itu berbahaya. Sungguh. Alam jangan ditaklukkan dan dilawan, tapi harus diakrabi. Jadikanlah alam itu sahabat, guru, dan bunda
Tidak tersedia versi lain