000_General Works
Medesain karakter anak melalui sensomotorik
P erkembangan karakter merupakan proses pembelajaran manusia, yang ber laku sejak seorang anak memasuki fase usia emas (0-6 tahun). Pengalaman hidup yang beragam sejak usia dini menjadi penting, karena saat itulah ma nusia belajar tentang banyak hal. Tentunya, ini sangat tergantung pada pemberian stimulasi dari lingkungan hidup sang anak. Sayangnya, para orangtua di Indonesia masih belum seutuhnya menerapkan pola asuh "children-oriented" yang memberi kan kebebasan kepada anak untuk bereksplorasi (bermain) dengan lingkungannya. Padahal melalui kegiatan bermain, anak dapat mengembangkan potensi akademis dan perilakunya.
Tidak tersedia versi lain