Dengan modal integritas dan kearifan, pemimpin yang komunikatif dan demokratis, Dahlan Iskan mampu mengubah kultur PLN yang birokratis monopolitis menjadi "binatang" korporasi yang berorientasi kepada pelanggan.
Buku ini menawarkan pendekatan praktis untuk mengubah cara pandang pembaca terhadap seni berbicara. Oh Su-hyang menekankan bahwa berbicara bukanlah bakat alami yang dimiliki segelintir orang, melainkan sebuah keterampilan yang dapat dilatih dan dikuasai oleh siapa saja.
Buku ini memadukan kebenaran spiritual kuno dengan teknik psikiatri modern untuk membantu pembaca mengatasi masalah, konflik, dan kecemasan yang menghalangi kebahagiaan, menggabungkan wawasan spiritual dengan wawasan psikologis untuk panduan praktis dalam menemukan kedamaian batin, serta membahas cara mengatasi perasaan hampa, kurangnya tujuan, dan depresi.
Buku ini mengajarkan para pemimpin untuk membangun kepercayaan dengan pengikut dan pelanggan mereka, yang dianggap lebih efektif daripada kebijakan birokrasi
Buku ini berisi bagaimana memberikan motivasi dan semangat kepada pembaca untuk bangkit dan tidak menyerah ketika menghadapi kesulitan
Buku ini membahas strategi dan taktik dalam menghadapi seseorang, cara-cara mempengaruhi untuk mencapai sasaran yang optimal.
Buku ini berisi latihan-latihan "Mind Recollection" yang dirancang untuk membantu mengelola emosi, meningkatkan ketenangan, dan mempertajam intuisi.
Buku ini membahas teori-teori motivasi dan bagaimana menerapkannya dalam berbagai situasi, terutama untuk meningkatkan efektivitas manajerial dan pemimpin.
Puluhan kisah tentang orang-orang hebat dipilih untuk buku ini . Di antaranya, Rustono, pengusaha tempe di Jepang; Nurhayati, pemilik brand kosmetik lokal yang mendunia; Imam Shamsi Ali, pendiri pesantren pertama di Amerika; Irwansyah, pengusaha pupuk sederhana yang menjelma menjadi bulog desa dan menyelamatkan hidup petani di desanya. Pantaslah jika Dahlan menyebut mereka sebagai Pribadi-Priba…
Buku ini berisi 10 mindset Dahlan Iskan yang dianggapnya menjadi kunci kesuksesannya sebagai seorang pengusaha dan juga alasan pemilihan dirinya menjadi Menteri BUMN.