Siapa tidak suka bergaul dengan anak kecil yang bersikap polos, lugu, dan lucu? Mata anak kecil itu bersih dan murni. Bagi kita orang dewasa masa kecil itu sudah lewat, dan anggapan umum berkata bahwa kini tinggal kenangan manis.
Penemuan penemuan menarik yang ia dan rekan-re kannya lakukan di seluruh dunit menunjukkan bahwa dengan apa yang kita katakan dan bagaimana kira menga takannya, kita sangat mempengaruhi harga diri anak anak kita dan bahkan memberi bentuk pada hari depan mereka.
Dalam usaha membantu para mahasiswa di bidang Ilmu Jiwa Perkembangan, maka kami susun buku ini. Semula buku ini terbit dalam bentuk stensilan. Baru setelah terbitan ke-empat inilah buku berubah wajah sebagaimana yang ada sekarang ini.
Makna terdalam dari kata WAJAH adalah ESENSI. Judul WAJAHKU PRIBADIKU dimaksudkan agar pembaca menyadari WAJAH-nya sendiri,
"Pada dasarnya ini adalah buku petunjuk 'untuk menjadi suatu pribadi'. Ini bukanlah buku 'pengembangan kepribadian' sebagaimana yang selama ini kita kenal; tapi benar-benar suatu sumbangsih yang penting dan enak dibaca demi pertumbuhan dan kesehatan jiwa manusia modern."
Bagaimana Anda Dapat Melakukannya? melukiskan fal safah tanggung jawab pribadi Dr. Laura melalui dialog moral nya yang kadang-kadang panas, dan selalu merangsang de ngan penelepon tentang dilema etika sehari-hari. Inilah hasil karya yang bisa membuat perbedaan yang sesungguhnya dalam mutu kehidupan Anda dan kehidupan mereka yang kit cintai.
Buku Personaliti Test ini dikembangkan dari buku kecil, yang bermula dari suatu buku stensilan yang diperbanyak pada tahun 1972, sebagai edisi pertama. Dalam perkembangannya buku ini ternyata menarik perhatian sehingga pada tahun 1983 kami membuat edisi ke dua dan dicetak dengan format baru. Buku tersebut ternyata lebih menarik minat para pembaca, sehingga sampai cetakan ulangan yang ke 9 dalam…
Anda dapat melepaskan diri dari cara hidup yang mem batasi-diri-dan menjadi orang yang selalu nampak mem peroleh haknya secara wajar dalam setiap situasi tanpa didorong-dorong.
Anda dapat melepaskan diri dari cara hidup yang mem batasi-diri-dan menjadi orang yang selalu nampak mem peroleh haknya secara wajar dalam setiap situasi tanpa didorong-dorong.
Dalam bulan Agustus 1975 Prof. Dr. F.J. Mönks (Guru Besar dalam Psikologi Perkembangan) dan Drs. J. Th. Willemsen (Direktur Biro Luar Negeri)-keduanya dari Katholieke Universiteit Nijmegen datang di Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta untuk membicarakan kemungkinan-kemungkinan kerja sama dalam bidang psikologi.