Dia yang pertama kali memeluk anak-anaknya, dia pula yang meminta anak-anaknya bertanggung jawab atas perbuatan mereka. Dia yang mengajari anak-anaknya berjalan, dia pula yang melepas mereka berjalan menuju pelaminan. Dia yang melindungi anak anaknya dari mimpi buruk, dia pula yang mendorong mereka me ngejar impiannya. "Dia "lah ibu, dan inilah buku yang ditulis khu sus untuknya dan mengenainya.
Setiap kisahnya menggambarkan kehangatan hati seorang ayah. Ada ayah yang baru menyadari bahwa tawa dan kebersamaan dengan anak-anaknya jauh lebih berharga daripada disiplin kaku yang diterapkannya. Ada ayah yang rela duduk berhari-hari di teras rumahnya, menanti kepulangan anaknya yang minggat. Ada ayah yang merelakan mobil keren terbarunya kotor dan berantakan karena ulah anak-anak balitanya.
Masa remaja adalah salah satu masa tersulit dalam hidupmu, sekaligus masa paling menyenangkan. Kamu menghadapi begitu banyak perubahan yang kadang-kadang memusingkan. Sekarang ada yang bisa membantu! Chicken Soup for the Teenage Soul adalah buku pedoman untuk bisa mengatasi masalah dan meraih sukses dalam masa masa yang menyenangkan ini, tanpa mengesampingkan kewarasan dan rasa humormu.
Buku ini sangat layak dibaca oleh setiap kita yang ingin meningkatkan kualitas diri dan hidup, karena memberikan banyak sekali insight, wisdom dan inspirasi Gaya penulisannya ringan, mudah dicerna, dan banyak contoh aktual.
Di sebuah desa terpencil yang sangat indah, di sebuah toko buku bekas, aku menemukan buku kesayanganku yang dulu pernah kuloakkan, Pangeran Kecil. Ketika masih kecil, aku memiliki kenangan indah bersamanya.
Pernahkah Anda berpikir bahwa pasti ada hidup yang lebih baik daripada yang sekarang Anda jalani, tetapi Anda tidak tahu bagaimana mencapainya? Apakah diam-diam Anda percaya bahwa kehidupan yang baik hanya untuk mereka yang kaya dan terkenal, atau perempuan dengan tubuh "sempurna", pasangan "menakjubkan", atau pekerjaan "ideal"? Pikirkan sekali lagi!
Piring porselen yang pecah itu bagi Ibu menghadirkan sejumlah kisah cinta mengenai keluarganya, dan tak ada satu pun yang sebegitu mengesankannya seperti warisan yang dilekatkannya pada piring itu. Piring itu mengawali sebuah kisah cinta dari kisah-kisah cinta selanjutnya.