Buku ini menuturkan pengalaman dan pengetahuan berbeda tentang bumi Jawa Timur. Buku ini memaparkan segala keindahan alam, kekayaan budaya, keindahan sejarah, hingga kelezatan kuliner tradisional Jawa Timur dan menuturkan karya dan jasa para tokoh nasional serta para pahlawan asal Jawa Timur dari Soekarno hingga Gus Dur.
Buku ini menuturkan pengalaman dan pengetahuan berbeda tentang bumi Jawa Timur. Buku ini memaparkan segala keindahan alam, kekayaan budaya, keindahan sejarah, hingga kelezatan kuliner tradisional Jawa Timur dan menuturkan karya dan jasa para tokoh nasional serta para pahlawan asal Jawa Timur dari Soekarno hingga Gus Dur.
Buku ini menuturkan pengalaman dan pengetahuan berbeda tentang bumi Jawa Timur. Buku ini memaparkan segala keindahan alam, kekayaan budaya, keindahan sejarah, hingga kelezatan kuliner tradisional Jawa Timur dan menuturkan karya dan jasa para tokoh nasional serta para pahlawan asal Jawa Timur dari Soekarno hingga Gus Dur.
Buku ini menuturkan pengalaman dan pengetahuan berbeda tentang bumi Jawa Timur. Buku ini memaparkan segala keindahan alam, kekayaan budaya, keindahan sejarah, hingga kelezatan kuliner tradisional Jawa Timur dan menuturkan karya dan jasa para tokoh nasional serta para pahlawan asal Jawa Timur dari Soekarno hingga Gus Dur.
Buku ini menuturkan pengalaman dan pengetahuan berbeda tentang bumi Jawa Timur. Buku ini memaparkan segala keindahan alam, kekayaan budaya, keindahan sejarah, hingga kelezatan kuliner tradisional Jawa Timur dan menuturkan karya dan jasa para tokoh nasional serta para pahlawan asal Jawa Timur dari Soekarno hingga Gus Dur.
Buku ini menceritakan tentang kisah kelam Orde Baru, yaitu penculikan dan penghilangan paksa terhadap para aktivis mahasiswa pada masa itu. Novel ini berfokus pada perjuangan aktivis mahasiswa seperti Biru Laut yang ditangkap, disiksa, dan diinterogasi, serta duka dan harapan keluarga yang ditinggalkan dalam mencari kejelasan nasib anggota keluarga mereka.
Di dalam buku ini terdapat beberapa tulisan yang memberikan penilaian yang luar biasa baik terhadap cerpen-cerpen Pak Kayam yang lama, yaitu cerpen-cerpen suasana yang terdapat dalam seribu kunang-kunang di Manhattan seperti yang terlihat dalam makalah Seno Gumira Ajidarma.
Novel ini adalah Pemiksian menarik dari karya legendaris Serat Pararaton atau Kitab Raja-Raja. Sebuah karya besar yang hingga hari ini masih dijadikan rujukan utama para sejarawan dalam mempelajari sejarah kerajaan Singasari dan Majapahit.
Dia hanya lulusan E.L.S. bagaimana mungkin berani melantangkan sumpah menentang ikatan pernikahan? Menabrak akar tradisi, perempuan muda itu juga memiliki prespektif tentang dunia yang begitu jauh. Meradang terhadap ketidakadilan zamannya, pemberontakan Sang Putri Pingitan bak moncong senjata, yang bahkan mengentak kesadaran seorang Ratu Wilhelmina.
Dari sajak-sajak Chairil yang menyoal agama, yang kerap dijadikan sandaran (terakhir) manusia, Arief Budiman (AB) dalam “Chairil Anwar: Sebuah Pertemuan” menyatakan bahwa ‘Si Binatang Jalang’ lebih dari sekadar mencemooh agama. Bagi AB, ia bahkan menolak secara ekstrem agama. Sebab, ia tidak mau menukarkan, terlebih mengorbankan, apa yang dimilikinya dengan sesuatu yang tidak pasti di m…