Gara-gara nggak percaya sama ramalan Hockus Pockus, tiba-tiba aja Lupus kena kutuk. Hari-harinya penuh kesialan, sampai akhirnya wajahnya dipenuhi bintik-bintik merah, Ih, padahal biasanya Lupus punya jerawat satuu aja ributnya bukan main. Gimana juga kalau bintiknya banyak? Tapi Lupus nggak yakin itu karena kutukan. Lupus ngerasa ia cuma sial aja.
Pernah punya temen yang menyenangkan sekaligus nyebelin? Orang kaya gitu pasti selalu bikin gemes. Bayangin aja, lagi nggak punya duit buat kencan, dia malah ngejual adiknya sendiri ke temen, padahal adiknya amit-amit dijodohin kaya gitu. Lagi dendam sama adiknya, gara-gara coklat buat pacar dicolong, dia bikin perangkap dan... alhamdulillah, yang kena malah temen baiknya sendiri. Dapet pinjeme…
Mengisahkan tentang Poppy yang telah kembali dari Amerika. Lupus yang pada saat itu telah menjalin kasih dengan Happy, mencari cara untuk menutupi hubungan tersebut. Selain itu Happy telah mengetahui bahwa Lupus menjadikan dirinya taruhan.
Lupus, anak nakal yang doyan permen karet itu, ternyata malah sering dikangeni. Hadirnya dia di tengah-tengah teman-temannya membuat hidup remaja lebih berkelir. Penuh warna-warni indah. Padahal, apa sih kelebihan yang dimiliki Lupus? Gaya bicaranya yang ceplas-ceplos? Penampilannya yang berkesan santai? atau justru sikapnya yang kadang-kadang nakal?
Lupus pernah punya mimpi indah. Mimpi punya topi mungil seperti yang sering dipakai Andi. Yang tiap hari akan ia pakai kalau ke sekolah. Biar nggak kepanasan kalo lagi ngejar bis. Biar diliatin cewek-cewek manis. Suatu hari, mimpi itu hampir menjadi kenyataan. Karena Lulu ternyata membeli topi seperti itu. Tapi Lulu membelikan untuk Andi, bukan untuk Lupus. Lupun pun sedih. Nakalnya kumat.
Keluarga Lupus Kecil emang keluarga kecil yang aneh. Di saat hujan lebat mengguyur bumi, Papi, Mami, Lupus, dan Lulu malah ngerumpi. Ya, soalnya mereka pada rebutan siapa yang berhak pakai payung. Masing-masing punya alasan yang kuat, dan saling berdebat. Dan masalahnya memang jadi makin panjang. Karena di keluarga Lupus, biar masih kecil juga diberi suara untuk berdebat. Maka pun bikin rapat d…
Buku ini terdiri dari 37 bab. Masing-masing babnya mengandung hikmah tentang kehidupan dari sang profesor. Gaya ceritanya yang sederhana, menjadikan para pembaca ingin terus menyaksikan apa-apa saja tingkah pola Habibie dan Ainun di belakang layar pentas nasional. Sehingga para pembaca akan menemukan sebuah bacaan yang berbeda. Layaknya sebuah novel, Habibie mampu menyajikan sebuah alur cerita …
Pembunuh-pembunuh berantai hadir dalam segala bentuk dan ukurannya. Tapi kali ini benar-benar membuat teka-teki. Tak ada pola pada badan-badan yang rusak itu yang ditunjukan di Albuquerque: kedua jenis kelamin yang ada, semua ras, berbagai usia dan suku bangsa. Tak ada bukti bekas pemerkosaan atau upacara ritual.
Frankie lahir di gereja yang terbakar,bayi yatim piatu yang dididik oleh seorang guru musik di kota kecil di Spanyol. Perang menghancurkan hidupnya, dia diselundupkan ke Amerika di dalam perahu.
GOLA GONG, namanya. Kalau cowok panggil dia “Gong”. Tapi cewek, panggil “Gege” biar mesra. Lahir 15 Agustus. Lulusan SMAN 1 Semarang dan pernah di FASA UNPAD sampai semester enam. Hobinya keluyuran melulu, sih