Enaknya jadi anak artis. Bisa ikut liburan ke luar kota, makan gratis di restoran mahal, dapat diskon pas belanja di butik, bahkan ikut diwawancara infotainment.
BEKISAR, unggas elok hasil kawin silang antara ayam hutan dan ayam biasa sering menjadi hiasan rumah orang-orang kaya. Dan, adalah Lasi yang berayah bekas serdadu Jepang; kulitnya yang putih dan matanya yang khas membawa dirinya menjadi bekisar untuk hiasan se- buah gedung dan kehidupan megah seorang lelaki kaya di Jakarta. Lahir dalam keluarga petani gula kelapa sebuah desa di pedalaman, Lasi …
Alin punya penggemar misterius! Diam-diam, ada yang menghujaninya dengan berbagai hadiah, mulai dari bunga mawar hingga boneka beruang yang besar sekali! Terakhir, cowok itu malah nekat menggelar spanduk di depan sekolah bertuliskan: Alin, Be My Girl! Bukannya senang, Alin malah terganggu oleh semua itu, karena dia jadi diledek habis-habisan oleh teman-temannya satu sekolah.
Ecce.Dente.Siast. adalah jurnal kebenaran dan perjuangan remaja menghadapi kenyataan yang menggetarkan hati banyak orang: kematian.
Duka derita seorang gadis Bali bernama Sukreni. Mula-mula ia diperkosa oleh seorang bangsawan hidung belangyang sekaligus menjabat sebagai Mantri Polisi dan dia harus rela menerima nasibnya.
Kumpulan cerpen laki-laki dan mesiu ini memuat 10 cerpen yang berkisah tentang perang dan manusia yang terlibat di dalamnya.
Tukang kebun dalam terjemaham Indonesia ini menghimpun 85 lirik tentang cinta dan kehidupan, , buah cipta Rabindranath Tagore di masa mudanya
Bagi Sarah, rumah singgah itu adalah matahari baru. Cintanya kepada anak-anak jakan asuhannya membuat tubuh sekaratnya lebih kuat. Namun, betapa hancur hati perempuan lembut itu tatkalah rindu menghilang. Rindu bukan sekadar anak jalanan biasa. Anak itu adalah penghubungnya dengAN MASA LALU YANG MENDORONGNYA TERUS BERTAHAN HIDUP
Bukan salahnya kalau dia dilahirkan terlampau menarik. Bukan dosanya bila seolah-olah dia dikodratkan untuk menggoda laki-laki. KEcantikannya ibarat kutuk yang membawa bencana kemana pun dia pergi.
Aku sudah menyiapkan cincin untukmu sebilan belas tahun yang lalu. Guman Tristan sambil menahan emosinya. "Setiap tahun selama empat tahun berturut-turut aku membawa cincin itu ke Zermatt. Ketika kamu tidak muncul juga, kutukar cincin itu dengan cincin kawin istriku. Tapi bahkan ketika sedang memakaikan cincin itu di jarinya, aku masih membayangkan dirimu."