Bagi si Roy langit di musim libur panjang berarti penderitaan. Sepanjang hari tadi ia uring-uringan dan menggerutu terus. Dia terpaksa mengubur dalam-dalam impiannya untuk avontur ke Sulawesi. Padahal dia sudah pamitan kepada kawan-kawannya. Huh, ini semua gara-gara sebuah telegram. "Spider akan datang melakukan petualangan lagi!"
Novel ini menceritakan seorang pemuda yang bernama Roy. Ia adalah seorang pemuda yang senang melakukan petulanagan. Ini terlihat dari kebiasaannya yang gemar menjelajah dari suatu tempat ke tempat lain. Pada novel Epilog, Si Roy menjelajahi negeri India. Pada awal cerita, latar tempat yang digunakan adalah Calcuta yang terletak di perbatasan India dan Banglades.
Seorang bocah anak rembulan dan matahari, Ipul, meninggalkan kampung halamannya tempat dimana dia tumbuh, besar, dan bermimpi pergi ke kota besar untuk jadi seorang wartawan. Ketika dia "pulang" untuk menengok ayah angkatnya yang wafat, banyak perubahan terjadi di kampung halamannya. Mulai dari lahan-lahan produktif yang dijadikan pabrik, sungai kampung tercemar, sampai warung remang-remang tum…
Tapi baca buku ini ada momen pas lebaran kirim-kiriman Kartu lebaran ke rumah teman! hahaha astaga itu dulu saya berlomba-lomba nyari kemana-mana kartu lebaran yang kalo perlu covernya ada embossnya ataupun ada pantunnya.. lalu senang banget rasanya kalo teman kita juga membalas kartu lebaran kita kerumah.
Roy adalah seorang petualang yang mengelilingi indonesia dan setiap kejadian atau peristiwa yang baik itu ia lihat,dengar dan rasakan sendiri ataupun dari orang lain. Akan dia tuliskan dalam karyannya
Gerimis semakin rapat. Malam terasa sepi dan dingin di sepanjang jalan. "Awas licin, Win!" teriak Roy, menunjuk ke jalan yang penuh tanah merah kiriman mobil proyek. Iwin sebetulnya cukup lihai mengendarai mobil. Tapi ketika sebuah truk menyambar, dia panik dan membanting setir ke kiri. Semuanya terjadi begitu cepat dan tidak terduga. Carry itu jungkir balik dan terbenam di parit. Iwin mengeran…
Kali ini ia ingin menjelajah belahan bumi lainnya. Ya, ia bersemangat menjadi traveler melintasi batas negara. Menemui dunia asing yang benar-benar berbeda. Beda kebudayaan, bahasa, cara hidup dan pandangannya. Meski untuk petualangan kali ini Roy harus meminta pengertian yang sangat dari mama, orang tua yang sangat ia kasihi, dan Suci, gadis manis yang telah merampok hatinya.
"Roy pergi, Ma," kata si bandel mencium kening mamanya. Anak beranak itu berangkulan. Sepi sekali pagi ini. Kini si bandel menyandang ranselnya. Menjadi petualang memang mengasyikkan. Semakin berat tantangannya, malah semakin asyik. Tapi, kadang kala para petualang suka lupa kepada "raja diraja" sesungguhnya. Yang di atas kita: Tuhan. Masih ingat tragedi Gunung Salak? Empat petualang yang tewas…
Roy mengayuh sepeda balapnya pelan-pelan. "Ayo, Joe!" seru Roy. Anjing herder itu menyalak kegirangan. Bulunya yang cokelat kehitaman berkilat. Gerak-geriknya melindungi majikannya dari bahaya. Roy memang selalu jadi pusat perhatian. Ke sekolah dengan sepeda balap dan anjing herder? Itu absurd. Sebuah objek sensasi. Lain waktu telinganya mendengar suara-suara centil, manja, genit, dan menggemas…
Seorang lelaki bernama M memilih untuk duduk berlama-lama di restoran fast food untuk melupakan banyak hal, terutama masalah percintaannya. Dia menjalin hubungan dengan seorang perempuan dan perempuan lainnya yang belakangan dia kenal, bernama f. Hingga perempuan yang lebih dulu bersama dia mendatanginya saat dia sedang bersama dengan F. Maka berakhirlah semuanya, setidaknya bagi lelaki itu. Di…